• 17

    Jun

    Indah pada waktunya

    Foto profil di FBnya berubah menjadi sepasang wedding ring yang begitu indah. Berwarna putih dengan ukiran nama kedua pasangan berbahagia itu. Indah sekali. Rasanya kebahagian mereka, turut mengalir pula pada diriku. Senang rasanya, melihat kembali salah satu sahabat baikku menemukan belahan jiwanya. Sedari pagi rintik-rintik air tak henti-hentinya menyelimuti kota kembang ini. Udara sejuk yang hampir meyerupai dingin menambah nyaman suasana. Ditambah kabar-kabar yang baik datang silih berganti. Seorang sahabat yang akan segera mengakhiri masa lajangnya. Sapaan hangat dari sahabat maya yang lama menghilang. Belum lagi beberapa pesan singkat dari sahabat-sahabat terkasih. Rasanya semendung apapun kondisi di balik jendela itu, tak akan pernah mampu memupuskan hangat mentari di hati ini.
  • 27

    Jul

    Awan kembang gula

    langit sore hari ini begitu cerah. Beberapa awan menggantung seperti kembang gula di birunya cakrawala. Udara pun sangat bersahabat, sejuk. Sesekali sang angin bertiup turut menyemarakkan suasana. Ditambah lagi, kondisi angkutan umum yang Dinda tumpangi tidak begitu padat. Menambah semburat syukur di hatinya. Setibanya di pertigaan lampu merah beberapa kelompok anak jalanan mulai beraksi. Dengan peralatan yang seadanya, berbekal keberanian dan suara yang pas-pasan mereka mulai menyanyikan lagu-lagu yang sedang in. Beberapa penumpang nampak tak tergerak sedikit pun untuk mempersiapkan kepingan logam bagi mereka. Dinda yang tengah tenggelam dalam lautan kata dari novel yang baru dibelinya, segera menutup novelnya. ‘Satu aja, apa dua-duanya ya… ah dua-duanya aja, nantikan bisa b
  • 26

    May

    Barak Pengungsian

    Re-organisasi, satu kata yang merubah hari-hari para karyawan di perusahaan kami. Mulai dari stuktur organisasi perusahaan hingga tata ruangan berubah. Satu kata yang hanya memerlukan waktu 1 detik bila diucapkan, namun dampaknya masih terasa hingga berminggu-minggu kemudian. Ruang rapat, berubah peran menjadi ruang kerja sementara. Sangat berbeda dengan kondisi sebelumnya yang begitu rapih. Saat ini ruangan itu menjelma seperti barak pengungsian. Dengan posisi meja melingkar, ruangan ini menyerupai kantor kelurahan. Bukan hanya kondisi ruangan yang berbeda, kondisi hati pun mau tak mau terpengaruh juga. Semenjak kata re-organisasi terucap, semenjak itu pula keluhan-keluhan mulai meluncur deras. Hanya sebagian karyawan saja yang masih mampu tersenyum dan mulai merangkai tindakan untuk mem
  • 23

    Apr

    Hatimu, bukan hanya milikmu

    Sang mentari bergerak perlahan menyambut pagi. Semburat lembutnya mulai menghiasi ufuk timur. Denting kehidupan pun dimulai. Anna mulai menyalakan satu per satu mesin-mesin produksi. Ya, hari ini Anna bertugas untuk menyalakan mesin-mesin itu. Satu jam berlalu… kawan-kawannya mulai berdatangan. Tepat pukul 7.30, semuanya telah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Deru mesin-mesin produksi mulai menggema. Sesekali terdengar lengkingan alarm dari mesin-mesin itu. Itulah lagu yang selalu menemani Anna dan kawan-kawannya. Tapi ada yang berbeda hari ini. Anna, sama sekali tidak bersemangat bekerja. Peristiwa kemarin, benar-benar membuatnya geram. Tiga kata sakti itu kembali berputar-putar di pikirannya. Anna tak habis pikir. Bagaimana bisa semua itu terlontarkan dengan mudah dari li
  • 2

    Apr

    'Teh... Asna jadi ngerasa punya kakak'

    Hujan mulai membasahi bumi. Rintik demi rintiknya perlahan menyejukkan udara. Hasna menatap bulir-bulir hujan yang mulai deras tercurah. Hujan semakin membuat kantuknya menjadi-jadi. Disebelahnya Asna pun menikmati pesona hujan sore itu. Suara Bapak penjual mie ayam pun memecah sunyi yang tercipta. ‘Neng, mau dipakein sambel ga mienya ?’ tanya Bapak itu. ‘Dikit aja Pak’ jawab Hasna sambil bertanya pada Asna ‘Asna mo disambelin ga mienya?’. ‘Dikit aja Pak’ jawab Asna segera. Tak lama kemudian Hasna menyerahkan beberapa lembar rupiah pada Bapak penjual mie ayam. Setelah mengucapkan terima kasih keduanya pun berlalu menembus hujan. ‘Teteh, biar Asna aja yang pegang payungnya… biar Teteh ga ribet’ suara Asna kembali memecah la
  • 5

    Mar

    Jasmine ^_^

    Udara malam mengalir lembut dari balik jendela. Tirai bermotif sakura pun menari dibuatnya. Fathia, tengah mengisi jadwal hariannya sambil sesekali menatap jutaan bintang yang tengah bercengkrama dengan sang langit. Lintasan gagasan, awan-awan harapan, garis-garis permasalahan dan hal-hal lain berkelebat dalam benak fathia. Semuanya bergerak… kadang saling berbenturan. Di tengah hiruk pikuk lalu lintas pemikiran, tiba-tiba nama jasmine muncul begitu saja. Jasmine… sahabat sekaligus kakak yang teramat baik, yang selalu bersedia menerima fathia apa adanya. Fathia meraih ponselnya, hanya untuk sekedar melepas rindu pada jasmine. Baru saja fathia berniat menghubungi jasmine, tapi pesan singkat jasmine rupanya lebihcepat 1/4 detik darinya. jasmine, 20:05 Assalamu’alaikum si
  • 21

    Jan

    Badai mulai mereda

    Pagi ini, sang hujan tampak enggan meninggalkan sahabat sejatinya. Sejak semalam air tercurah begitu deras. Membasahi sang bumi. Jalanan tergenang air hujan yang telah bercampur tanah. Payung-payung terkembang mengiringi langkah para pejalan kaki. Hari baru kembali terlahir pagi ini dalam pelukan sang hujan. Sepanjang perjalanan menuju toko buku miliknya, nadia kembali termenung. Bukan saja alam yang tampak kelam pagi ini, paras nadia tak kalah abu-abu di bandingkan sang langit. ‘Dhe… dah sampe toko nieh’ suara kak fahri menarik nadia kembali ke dunia nyata. ‘Hehe… dah nyampe ya?’ tutur nadia menutupi kekagetannya. Fahri menatap heran wajah adiknya, wajah yang selalu ceria itu hari ini terserang kabut pekat. Sebelum fahri sempat mengajukan pertanyaan
  • 18

    Dec

    Arti seulas senyuman

    Pagi masih berselimut kabut. Kota mulai kembali hidup. Lalu lalang kendaraan mulai meningkat seiring pergerakan sang mentari. Teriakan preman mulai riuh. Berlomba-lomba mencari penumpang. Tatapan tajam, umpatan-umpatan para supir dan preman mulai menghiasi pagi. Hmmm… unik… di seberang rel sana para supir terkordinasi dengan baik. Angkutan umum berjajar rapih di pinggir jalan. Para penumpang diarahkan oleh kordinator untuk menaiki angkutan umum yang paling depan. Setelah penuh, pak supir pun segera menjalankan kendaraannya. Selanjutnya giliran angkutan umum yang kedua, mulai dipenuhi para penumpang. Begitu seterusnya. Rapih, tertib, dan bersahabat. Sebaliknya, di sini… angkutan umum saling sikut. Saling menghalang-halangi, berebut penumpang tanpa aturan yang jelas. Tak
  • 11

    Dec

    Kini tinggal kenangan

    Dingin… sang kabut masih lekat menyelimuti. Pijar sang bintang masih tampak, menanti datangnya sang mentari. Langit mulai sedikit terang tak sepekat malam tadi. Menit selanjutnya ku susuri pagi dengan berlari-lari kecil. Di sepanjang jalan, udara segar masih setia menemani. Membisikkan kebahagian yang belum tercampur asap polusi. Bumi belum sepenuhnya bangkit dari buaian mimpi. Jalanan masih sepi, hanya ada beberapa kendaraan yang melintas. ‘Waaah… seru juga lari pagi kali ini’ bisik hatiku. Bulir-bulir keringat mulai bermunculan. Akhirnya sampai juga di pasar tradisional terdekat. ‘Hmmm… habis lari gini, enaknya mampir ke tempat si mbah’ seru hati kecilku. Rindu ingin segera mencicipi jajanan pasar si mbah. Bergegas ku langkahkan kaki menuju te
  • 5

    Dec

    Di bawah tatapan lampu merah

    Langit tampak mendung, sang mentari bersembunyi di baliknya. Hujan tak kunjung menyapa, suhu meningkat menyisakan kegerahan. Di sekitarku ibu-ibu para penguna jasa angkutan umum sibuk berbincang, mulai dari kenaikan harga sampai mengeluhkan kondisi alam yang semakin tak seimbang akhir-akhir ini. ‘Bu, pusing ya tiap hari harga terus-terusan naik’ tutur ibu berbaju biru. ‘iya, klo udah naik susah banget turunnya…’ keluh wanita paruh baya di sampingnya. ‘duh, ini lampu merah lama banget lagi…’ gerutu ibu yang duduk di sudut. ‘Mana mendungnya makin pekat, jemuran belum diangkat lagi…’ balas ibu yang ada di depannya. ‘Cuaca sekarang ga bisa ditebak ya bu, sebentar panas, sebentar hujan… dah ga stabil’ jawab ib
- Next

Author

Seseorang yg punya banyak mimpi, tertarik dengan berbagai hal baru, senang belajar, hobi nonton.

Follow Me

Search

Recent Post